Selasa, 20 Desember 2011

RENCANA PROGRAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (RPPBK)


Nama              : Nasili           
Kelas               : V
Jurusan          : Pendidikan Bimbingan dan Konseling

RENCANA PROGRAM PELAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
(RPPBK)

A. IDENTITAS SEKOLAH
1.      Sekolah                       : SD Samper El-Gafury
2.      Kelas/semester            : VI/I
3.      Bidang Bimbingan      : Belajar
4.      Jenis layanan               : Informasi
5.      Fungsi Layanan           : Pemahaman
6.      Topik                           : Pengaruh Pacaran Terhadap Prestasi Belajar
7.      Standar Kompetensi   : Kematangan intlektual
8.      Kompetensi dasar       : Mengenal konsep-konsep dasar ilmu pengetahuan dan perilaku belajar
9.      Alokasi Waktu            : 1 X 40 Menit
B. TUJUAN LAYANAN
1.      Siswa memahami apa yang dimaksud dengan perestasi belajar
2.      Siswa mengenal prinsip belajar
3.      Siswa mengetahui pengaruh pacaran terhadap prestasi belajar
C. MATERI LAYANAN
1. Perestasi Belajar
Prestasi belajar banyak diartikan sebagai seberapa jauh hasil yang telah dicapai siswa dalam penguasaan tugas-tugas atau materi pelajaran yang diterima dalam jangka waktu tertentu. Prestasi belajar pada umumnya dinyatakan dalam angka atau huruf sehingga dapat dibandingkan dengan satu kriteria (Prakosa, 1991).
Prestasi belajar kemampuan seorang dalam pencapaian berfikir yang tinggi. Prestasi belajar harus memiliki tiga aspek, yaitu kognitif, affektif dan psikomotor. Prestasi belajar adalah hasil yang dicapai sebaik-baiknya pada seorang anak dalam pendidikan baik yang dikerjakan atau bidang keilmuan. Prestasi belajar dari siswa adalah hasil yang telah dicapai oleh siswa yang didapat dari proses pembelajaran. Prestasi belajar adalah hasil pencapaian maksimal menurut kemampuan anak pada waktu tertentu terhadap sesuatu yang dikerjakan, dipelajari, difahami dan diterapkan.
2. Prinsip Belajar
Landasan utama dalam mencapai keberhasilan belajar adalah kesiapan mental. Tanpa kesiapan mental, maka tidak akan dapat bertahan terhadap berbagai kesukaran (kesulitan) yang dihadapi selama belajar.
Setiap peserta didik hendaknya mempunyai minat yang besar terhadap semua mata diklat yang diterima di sekolah. Suka atau tidak suka semua mata diklat harus ditempuh. Sikap membenci mata diklat tidak ada manfaatnya, yang terbaik adalah mengambil sikap positif dengan berusaha menyukai semua mata diklat yang diajarkan. Karena suka tidak suka mata diklat tersebut harus ditempuh pada jenjang pendidikan yang mereka ikuti.
3. Pengaruh Pacaran Terhadap Prestasi Belajar
Pada umumnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi adanya tindakan pacaran terhadap remaja masa kini. Misalnya pengaruh sinetron, tapi ada juga yang meniru kehidupan-kehidupan yang negatif dari di sekitar mereka. Sehingga bisa mempengaruhi perestasi belajar.
D. KEGIATAN LAYANAN
Pertemuan
Tahap
Kegiatan
Waktu
Pembukaan
  • Salam, presensi
  • Membina hubungan baik
  • Menyampaikan materi tujuan dari materi yang akan disampaikan.
5 Menit
Inti
·         Membagi kelas dengan beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 orang.
·         Setiap kelompok dapat diberikan topik yang berbeda.
·         Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok kecilnya dalam diskusi kelas dan kelompok yang lain menanggapi hasil kerjanya.
·         Hasil diskusi disampaikan dalam penutup diskusi.
30 Menit
Penutup
  • Konselor menyampaikan kesimpulan
  • Evaluasi atau tindak lanjut.
5 Menit
E. MEDIA
·         Slide power point tentang materi terkait.
·         Kertas dan alat tulis
F. METODE
·         Diskusi
·         Tanya jawab
G. TEMPAT KEGIATAN
·         Ruang kelas.
H. PENILAIAN
1.      Penilaian  hasil
Penilaian hasil dilakukan melalui :
ü  Penilaian Segera (Laiseg) : Siswa memahami materi yang telah disampaikan.
ü  Jangka pendek (Laijapen) : Siswa merasa senang dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari tentang pengaruh pacaran terhadap prestasi belajar yang tidak mereka dapatkan dari orang tua atau orang dewasa lainnya. Yang di ukur dengan menggunakan lembar refleksi diri
ü  Jangka panjang (Laijapan)  : Di ukur dengan menggunakan lembar observasi siswa (untuk dapat mengetahui perubahan sikap melalui pengamatan langsung terhadap perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut).
2. Penilaian  Proses :     
Penilaian proses dilaksanakan melalui analisis terhadap keterlibatan siswa dalam pelaksanaan kegiatan.
Aspek yang diamati:
§  Partisipasi siswa dalam diskusi
§  Penyelesaian tugas refleksi diri
I. EVALUASI
Evaluasi hasil : siswa dikatakan berhasil memperoleh pengalaman belajar dengan baik, bila:
·         Merasa senang dalam mengikuti kegiatan diskusi kelompok
·         Dapat berpartisipasi dalam penyelesaian tugas akhir diskusi.
·         Dapat menunjukkan perubahan sikap yang lebih baik dalam menjalankan hidup  dengan bertanggung jawab.
J. SUMBER
·         Manusia Pembelajar. Karya: Andreas Harefa
·         Program pengembangan pendidikan kecakapan hidup SD dari Departemen Pendidikan Nasional.
·         Buku materi, LKS.
K. PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT          
·         Memantau perkembangan siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
·         Mengadakan bimbingan kelompok untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi layanan yang disampaikan.
·         Memberikan layanan konseling individu bagi siswa yang mengalami hambatan.
L. CATATAN KHUSUS    
      Setiap siswa akan ikut berperan aktif dalam berdiskusi jika dalam setiap kelompok kecil mampu menyampaikan pendapatnya dengan baik dan tertib.

Mengetahui                             Koordinator BK                      Pasuruan, ………
Kepala Pendidikan                  Guru Pembimbing                   Guru Pembimbing
SD Samper El-Gafury


………………………            …………………….               ………………





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar